(*_^zHIe^_*)

zhieureka

(*_^zHIe^_*)





Bila kebaikan menjadi sesuatu ditakutkan!?

Sebagian orang mungkin akan beranggapan itu adalah kebodohan? Mengapa bisa demikian? Bukankah seharusnya kita senang? Ya, minimal!
Lebih-lebih dengan kembali membalas kebaikannya.
Lantas, aku? Ada apa denganku? Aku yang bisa saja dianggap bodoh ini, telah bersikap salah dalam menyikapi kebaikan. Ya, salah!
Karna ternyata aku kurang senang, malah menjadi sesuatu yang menakutkan! Boro-boro mau membalasnya? Karna mungkin semua kebaikan yang diberikan pun tak sanggup ku kembalikan.

Adapun kebaikan itu sangat bermacam-macam. Ada yang berupa uang, perhatian, kasih sayang atau bahkan pengorbanan!

Ya Ilahi, kalo aku salah menyikapi ini..tolong perbaiki..harus bagaimana Z?
« Home | Next »
| Next »
| Next »
| Next »
| Next »
| Next »
| Next »
| Next »
| Next »
| Next »

» Poskan Komentar